Tuesday, July 14, 2009

3P - Popo Panjat Pokok


Aku:
Kak Ann bangga la dengan Popo hari ni....


Angah:
Awat Kak Ann, Popo dapat Matematik "A" ka ?


Aku:

Ha ha ha .. dak la.
Popo dah boleh panjat pokok sebelah rumah tu.
Naik atas sampai ke bumbung, pastu lepak2 kat atas bumbung.
Mana tak bangga, sebab Kak Ann dah tanamkan semangat kat dia.
Walaupun Popo gemuk perut boyot,
tapi kalau Popo berusaha pasti Popo boleh panjat pokok tu !




muka belagak seekor binatang yang puas hati
dengan pencapaiannya
:-D

Wednesday, July 08, 2009

Belajar Bila Dewasa

Dalam dunia dewasa ini kadang semakin payah untuk kita belajar. Bukan belajar di kolej atau apa saja pelajaran yang formal, tapi belajar dari kehidupan dan juga dari orang lain untuk kita lebih lengkap menjadi seorang manusia. Tidak seperti waktu kanak-kanak, kita menyerap hampir semua dan apa saja perkara yang kita dengar, lihat dan rasa melalui semua orang yang di sekeliling kita seperti ibu bapa, guru saudara mahupun kawan-kawan. Segala nilai yang baik ataupun buruk yang kita lihat dengar dan rasai itulah yang membentuk diri kita sekarang.

Namun, bila kita dewasa, kita merasa kita sudah matang bila kita merasa segala nilai yang kita ada adalah semuanya baik-baik saja. Kita menjadi seperti begitu yakin dengan diri, dengan semua didikan yang diberi, kerana ibu atau bapa atau guru sudah pun 'melepaskan' kita untuk menjadi dewasa dan kita kini sudah berdiri dengan sendiri.

Kita juga selalunya akan tertarik dengan individu lain yang mempunyai nilai-nilai yang sama dengan kita. Seperti satu tarikan kita pasti akan bersatu dengan individu yang sama nilai dan daripada itu satu kelompok akan terbentuk. Tetapi sebenarnya walaupun setiap kelompok ada nilainya yang tersendiri, pun begitu masih juga bagi setiap dari kelompok itu, masih, setiap dari kita datang dari pelbagai latar belakang yang dibentuk oleh nilai-nilai yang berlainan.

Walaupun kadang kita telah berada dalam satu kelompok yang mempunyai satu persamaan nilai, boleh saja berlaku ketidakserasian bila ada nilai-nilai lain yang berlainan di dalam satu kelompok itu. Pertengkarang atau ketidaksefahaman boleh terjadi bila nilai-nilai yang berlainan ini bertembung.

Atas sebab itu kadang kita merasa payah dan penuh dengan pertahanan diri (defensive) cuba untuk menolak ataupun menerima teguran yang dibuat oleh individu lain terhadap diri kita. Teguran atau pun komen orang terhadap kita seprti satu serangan peribadi kerana kita merasakan nilai-nilai yang kita miliki sudah sempurna, tiada siapa boleh menginjak apa yang kita yakin tentang nilai yang kita anuti.

Bila ini terjadi dan bila kita merasakan nilai kita paling sempurna, kita terlupa bahawa masih ada nilai-nilai lain yang boleh kita cuba dalami dan fahami tanpa perlu kita merasa defensive dengan nilai kita sendiri.Sesuatu yang kita rasa mudah, mungkin adalah payah bagi orang lain. Sesuatu yang kita rasa sukar adalah paling senang bagi orang lain. Pun begitu itu sahaja tidak lagi begitu kacau bila nilai kita dikritik atau dikomen oleh orang lain apalagi bila kita sendiri juga telah terlebih dahulu menghakimi orang yang kita rasakan seperti 'menyerang' kita itu dan kita pun menjadi marah kerana kritikan itu seperti satu serangan atas nilai kita. Kita menjadi marah kerana kita merasa nilai kita telah dinafikan haknya oleh individu lain yang kita rasakan tidak layak untuk menghakimi kita walaupun secara tidak sengaja kita juga telah terlebih dahulu menghakimi.

Paling payah ialah bila dewasa ini, kita sudah mula merasa apa itu yang dimaksudkan dengan 'ego'. Bila ego dan nilai sempurna yang kita yakini bersatu, maka sebarang teguran atau komen atau nasihat semuanya kita anggap sebagai satu serangan peribadi ....

Adalah lebih mudah jika kita tepikan ego dan nilai sempurna yang kita yakini untuk mendengar teguran komen atau nasihat orang lain untuk kita kembali 'belajar' sebagai satu nilai baru yang boleh kita gabungkan dengan 'nilai sempurna' yang kita ada untuk kita menjadi lebih matang dan dewasa.

Kita masih tidak sempurna dan tidak semuanya benar tentang kita hanya kerana kita telah dewasa.


:-|


Maafkan aku jika nilai kita tidak bersatu dan terima kasih kepada semua yang mengajar aku


Wednesday, June 24, 2009

Hari Ini Satu Rejab Sudah

Sudah banyak kali aku suarakan niat aku untuk ke Jakarta. Kota idaman aku .... haha. Apakah kaitan bulan Rejab dengan Jakarta ? Sampainya Bulan Rejab ni bermakna makin dekatlah dengan BulanRamadhan.

Dan apakah kaitan Bulan Ramadhan dan Jakarta ..? Sila baca seterusnya

Ya agak gila sedikit bila jatuh cinta dengan sesuatu yang kita belum jumpa (Jakarta tidak ada telefon untuk menghubungi aku setiap hari dan bergayut selama satu atau dua jam - atau terhenti setiap tiga minit bila memakai iTalk - jadi, cinta jarak jauh dengan telefon tidak segila bila jatuh cinta dengan satu Kota)

Aku mahu berjalan-jalan di kotanya, tenggelam dalam keenakan Bahasa Indonesia yang mengasyikkan dan sentiasa mengujakan aku. Aku sudah begitu, lama sebelum Ada Apa Dengan Cinta menggila dengan anak muda Malaysia, lama sebelum Bawang Putih Bawang Merah muncul di peti TV dan lebih lama daripada umur mereka yang baru kenal Ahmad Dhani. Ya aku memang tua sudah... itu mesej lainnya.

Niat suci yang lama itu belum pernah terlaksana. Pernah tiket juga sudah dibeli .... tapi akhirnya tetap tidak menjadi.

Kata orang, bulan Ramadhan di Jakarta amat mengasyikkan.. meriah.

So, aku pun membuatlah cadangan untuk ke sana dalam bulan Ramadhan kerana teringin sangat nak sambut puasa di sana.

Tapi kata seseorang:

"Orang lain kalau teringin nak sambut puasa pun

di Mekkah ...

bukan di Jakarta"


hmmm

:-)

Sunday, June 07, 2009

Hari Ahad Yang Nyaman



Oh riangnya berkayuh basikal di pagi hari Ahad
mencari surat khabar untuk baca sambil berehat
bernyanyi bersama burung dengan suara ria
dengan roti Gardenia jua aku berjumpa
la la la la la la la la
la la la la
la la
la



:-)

Tolong ahhh ... 
aku kayuh basikal bukan dengan pakai kain batik, OK 

Sunday, May 31, 2009

There Are Always Two Sides of The Story

Mak was at my house for one night and we were having breakfast together when she came up with that question again:-

Eshhh Akhil Hayy ni apa nak jadi..Dah la Ustad


Hmm.. Mak has been very concern with Akhil's recent matter. I can bet 100 per cent she is not the only one. It was not the first time she asked me that. A few days ago she asked me the same thing too. I told her I would have to wait for Akhil to call me first. Ha Ha Ha. (As if I am Waheeda).

It s not that I want to take sides. But I just cant understand why people love to jump into conclusion and make judgment by just listening to one side of the story. I just dont get it. I always believe that you have to give leeway for the other person to justify his actions or at least call for his defence. When only one person comes up and tells her/his story, you should only listen and not pass any judgment unless and until you hear the other person's side of the story. Just because one person is making all the noise it doesnt mean that she/he is right.

I always remember what Nada (ha ah Nada) said that some mothers always entertain their child who is louder. Just because one child has been pestering for the cookies, it doesnt mean that his quiet brother/sister doesnt want the cookies too.

We always tend to give favourable judgment to the one who is more vocal. Even when two children are playing and suddenly one of them comes to you crying, the first thing that will come to our mind is that his friend must have bullied or beaten him. But for all you know, the wailing kid was the one who started the fight. And just because he was in tears, it doesnt mean that he is innocent.

And with all the fuss over Akhil. Oh come on... its their marriage. He has the right not to divulge anything that he doesnt want to. Whatever the story between the three (?) of them, its only between them. Nobody really knows whats the real story behind anybody's marriage. What we see sometimes is only what they want you to see. Thats why its such a shock when a supposedly happy couple got separated beacuse a couple who hold hands in public do not necessarily cuddle in their bedroom.


And yes, a quiet child is always being taken for granted. And sometimes even an adult lady too .... ehemm.. aku kah... kah kah kah (its a laugh ok )


Ok
This is THREE sides of the story


:-p

Friday, May 22, 2009

Ni Yang Tak Suka Ni

 Bukan boleh ajak shopping. 
Balik rumah ja  terus panjat katil peluk bag ...

pura-pura tidur

huh

Buhsan Tau


Alor Star pun dah jam la ni. Tension arrr ... lari dari KL kerja sini sebab tak mau terlekat dgn jam. Tengoklah mcm mana kayanya orang Alor Star la ni .. semua ada dah ada kereta.

Buhsan.

I 'm Back


The only colorful things that should come from a blog are the blogger's thoughts and photos.

salahkah jika saya berkata demikian

;-)

Ohh Cerahnya Dunia

Eshhh baru lah terasa nak update blog bila dah tukar layout ni jadi putih....

luas sejuk saja mata memandang

Tak gitu Hadie, Yan ?

Tuesday, May 12, 2009

Just When I Thought.....

"If only he were really smart"

I spoke too soon


The appeal is on ....

He had the chance to make it right and he blew it

*sigh*

Monday, May 11, 2009

Playing The Right Card

We knew it. We, cK and I, were just talking about it during lunch before the Court's decision. If N@jib were smart, he would allow the court to decide in favour of Niz@r; to redeem what they had done in Perak a few days ago. The decision puts everything in its place it seems ....

1. Nizar gets back his seat, smiling.

2. The opposition can claim that they are willing to follow the court's decision. 

3. At least for them its not that they chicken out and gave up the fight, but rather they are giving it away with pride by following the decision.

5. Ahhhh the Judiciary now can open up their chest to show that they re not favouring the BN

4. The Sultan is the happiest of them all .... 

Too bad Z@mbry had to be sacrificed and he would never ever be an MB ever again even if the opposition takes back the state.

No, BN wont get back Pen@nti .....

Ha Ha Ha

Thursday, April 30, 2009

LHDN


Memanglah aku ni seorang yang "Last Minute Person". Jadi untuk lebih meyakinkan lagi bahawa aku ini begitu, baru semalam aku kalam kabut cari segala jenis dokumen dan borang untuk submit income tax aku, dan pastilah dengan cara yang paling mudah, e-filing di pejabat LHDN di Anak Bukit. Sewaktu aku bersiap, Noora menalipon aku dengan tujuan untuk mengajak aku cari makan, maka aku pun memaklumkan bahawa aku harus ke LHDN dulu. 

Cikgu Noora pun berkata " Oiii aku pun tak buat lagi" dan aku pula berkata kepadanya "Jomlah ikut aku malam ni, pejabat LHDN buka sampai pukul 10 malam". Kata Noora lagi dengan penuh tanggungjawab sebagai guru "Aku tak boleh malam ni, aku ada banyak kerja. Hang pi lah dulu !" Dan dijawab oleh aku yang penuh tanggungjawab kepada Negara dan Bangsa " Hang tau dak esok last day ..??!!!?".

Kata pula Noora "Oh ya kaaaa ....??" dengan suara separa panik.

"Jom ikut aku"

"Tapi aku takdak dokumen2 semua tu .."

"Tak pa, jom ikut aku dulu malam ni, kalau ada apa tak cukup hang boleh bawa esok, kalau hang baru nak pi esok, aku rasa tak dan dah"

"Ok, ok. Hang mai amik aku"

Kami pun bergegas ke sana dengan kelajuan yang sederhana.

Beratur dan beratur dan beratur hingga sampai giliran untuk ambil nombor dan juga reset password.

Menunggu lagi dan akhirnya dipanggil untuk menggunakan komputer LHDN di Tingkat Empat.

Aku harus meluahkan rasa hormat dan kagum dengan kakitangan LHDN Kedah yang sentiasa bersedia untuk membantu tanpa menunjukkan muka letih atau marah.

Aku diletakkan di komputer yang paling belakang. Kedudukan yang baik, di mana orang tidak akan tahu dan dapat melihat"kekayaan" aku. Hahahaha

Noora aku biarkan saja di bawah.

Ramai pengguna yang memanggil-manggil pekerja LHDN untuk membantu dengan sistem komputer, termasuklah aku. Ada seorang jejaka di sebelah aku juga memanggil-manggil. Tapi yang aku bengang, dia panggil sebab katanya dia LUPA bawa Borang EA. 

Lerrrrrr.... kalau tak bawa Borang penting tu mai buat apa sini.

Kakak LHDN sangat baik menjawab segala persoalan bodoh beliau. Aku agak terganggu kerana kakak itu sepatutnya dalam perjalan untuk membantu aku dengan sistem teknikal, bukan dengan sistem daya ingatan dan kelemahan mengatur hidup sebagai warga bertanggungjawab yang tidak membawa Borang penting itu.

Jejaka masih lagi bersoal jawab dengan kakak LHDN dan beliau dilayan baik.

Aku sudah panas.

Aku memang panas.

Dengan kepanasan tersebut aku pun berpaling kepada jejaka dan berkata

"Kalau tak bawak, mai esok boleh dak..????"


Dan jejaka telah bertukar menjadi hijau dan pecah habis bajunya seraya berkata 

" Kau diam !!!!!"




Ok. Aku tipu, dia tak jadi "Hulk" pun.  Tapi aku nampak dia masih mencuba bertanya dengan mahu mengisi juga maklumat borang e-filing dengan berteka-teka saja gajinya tahun lepas.

Aku akhirnya bangun setelah berjaya membuatkan Jumlah Yang Perlu Dibayar kepada Kerajaan Pimpinan N@jib menjadi RM20.60 sahaja.


Di bawah Noora sudah sedia menunggu aku. Tidak seperti jejaka diatas, Noora mengambil keputusan untuk tidak membuat e-filing memandangkan borang2 dan dokumen yang tidak cukup.

Kami pun akhirnya pulang setelah selesai dan singgah di Jitra untuk makan.


Sekian cerita aku kali ini. 

Aku bertekad akan menyimpan semua resit pembelian buku dan majalah dengan baik selepas ini.


ps: Noora menghantar pesanan ringkas untuk aku pada pukul 5 pagi setelah beliau selesai membuat e-filing di rumah beliau.



Wednesday, April 29, 2009

Cukup

The Ends Never Justify The Means

Wednesday, April 22, 2009

Candle

How do you possibly stop a candle

from burning itself




You ll do anything just to preserve it  ....










but
try as you may 
the light and the candle will soon fade away





there are things in life we can never change
they just happen
and they just be
they are what they are

and we only have to decide
wether we want to accept
or
let not them affect 
and have an impact
on 
us


:-)




Wednesday, April 15, 2009

Tenang

Seperti biskut Tiger yang menunggu masa untuk larut ke dalam air coklat.


Bukan lah aku ini sibuk seperti ahli politik yang berkempen di dua Bukit. Aku sekadar sibuk dengan tugasan oleh Yan. Begini ceritanya, aku, setelah melihat tekad Hadie, untuk membuat projek 365 di mana setiap hari satu gambar perlu diambil dan diletakkan di Flickr!, aku merasakan aku juga mahu menyertainya. Tetapi untuk mengambil satu gambar setiap hari bukanlah mudah; kamera perlu di bawa ke mana-mana, dan subjek juga perlu dicari. Untuk membantu aku, aku meminta jasa baik Yan untuk memberi tugasan dengan satu perkataan pada setiap hari supaya aku lebih terarah dalam mencari subjek gambar.

Yan yang baik itu pun membuat senarai untuk setiap hari bagi membantu aku mengambil gambar. Juga tidak mudah seperti yang disangka. Contohnya bila Yan memberi perkataan "Tenang". Memang mudah kalau hanya mengambil gambar air yang tenang seperti sungai atau tasik .. tapi aku rasa itu terlalu 'biasa'.

Makanya aku mengambil dua keadaan tenang yang satunya telah pun ada di Flickr!

Dan Yan juga ada memberi komen membina. Walaupun Yan bukanlah seorang jurugambar, tapi sebab dia adalah seorang Pereka Gambar Kulit Buku, aku rasa dia layak untuk komen kerana Yan tahu apa yang dimahukan dari satu-satu gambar.

Dan aku seperti perangai seorang ADD, sekarang sedang bermusim di Flickr dengan tekun... haha.

Jangan tanya kelas khat aku ... sebab aku masih lagi berguru ok .

:-)




Thursday, April 09, 2009

Sekadar Mahu Ingatkan Diri Jua

ada hari kita di atas
tapi jangan sombong sangat
jangan belagak jangan takabbur
jangan ingat dunia ini kita yang punya

kerana
ada hari kita akan berada di bawah pula
di ketepikan orang di pijak-pijak

memang sentiasa setiap kita ada hari

maka ucapkanlah Selamat Tinggal Khairy .....

kamu itu buku yang sudah berjumpa "ruas"nya

*bukti bahawa doa dan makian orang yang teraniaya memang dimakbul Tuhan.

ruas Khairy = mantan PM yang sealiran darah ...

Saturday, April 04, 2009

Why Didnt RPK File The Defence



He wants to cover his informers


:-|

Friday, April 03, 2009

Tag Tag Flickr Tag



1. Aniqah @ d'zoo, 2. Cajun Chicken Pasta for When You Don't Feel Like Grocery Shopping, 3. maktab mahmud, 4. a white rose, 5. Vin Diesel, 6. Water tastes warm, 7. Backpacking across Europe, 8. Tiramisu, 9. Artists Field Bag, 10. Life itself, 11. Optimistic, 12. Queen's office -ii-

Rules~
Type your answer to each of the questions below into Flickr search.
Then, using only the first page, pick an image.

Then, copy and paste each of the URLs for the images into this mosaic maker (http://bighugelabs.com/flickr/mosaic.php)

1. What is your first name?
A*****

2. What is your favorite food?
Pasta

3. What high school did you go to?
MM

4. What is your favorite color?
White

5. Who is your celebrity crush?
Vin Diesel (LOL .. I know)

6. Favorite drink?
Warm water

7. Dream vacation?
Backpacking Europe

8. Favorite dessert?
Tiramisu

9. What you want to be when you grow up?
Artist ... (hahaha considering I ve NEVER grown up .. just yet)

10 What do you love most in life?
Life itself

11 One Word to describe you?
Optimistic

12 Your flickr name?
Anickue

Ya, mari kita tag mereka yang memang tak suka di tag seperti Hadie, Aliza, Yan, Adik saya, Is (ya awak), Ayu Hassan sebab saya rasa mereka ini saja la yang baca blog saya.

:-P

Thursday, April 02, 2009

He s Not Meant To Be

Whatever you want to say about him, you know he's a nice man, personally. Maybe its just not meant for him to be the PM. Malaysia needs someone opposite of 'nice' to lead her. I truly believe that Allah doesnt want him there for too long. He can never survive being in that position.

How can you say someone not nice and decent when he took the GF to "Tilawah Al Quran" on their first date ?

How can he stay up there too long after all the dua's from his long long 'ulama' ancestors to protect their line of blood from all that is corrupt.

You are saved Pak Lah ! ... by HIM

:-)

Monday, March 30, 2009

Huruf Pun Ada Hak

"Setiap huruf ada haknya.
Bagi Khat Raq'ah; hak bagi huruf 'Alif' ada tiga nuqtah panjangnya,
untuk huruf 'Ba' juga tiga ....
Kepala huruf 'Wau' dan 'Fa' dan 'Qhaf' adalah satu nuqtah.
Kamu mesti beri hak untuk setiap semua huruf"

Ustaz Ahmad Mustafa
Sifu Khat


Aku hanya mengangguk-angguk mendengar, tidak begitu terpanah di dalam hati sehinggalah semalam bila hak aku cuba dinafikan. Aku rasa memang setiap dari kita mempunyai hak masing-masing yang perlu diakui oleh orang lain.

Kita tidak boleh melarang seseorang untuk menggunapakai haknya, walaupun definasi bagi setiap orang tentang maksud "hak" itu mungkin tidak akan sama.

Walaupun kamu tak akan dapat bersetuju dengan maksud 'hak' orang lain tadi, paling tidak kamu mestilah menghurmati apa yang dirasakannya.

Dan cubalah faham; menghurmati tidak bermaksud kamu perlu bersetuju ....

Dan jangan sekali-kali menepikan 'hak' tersebut

:-|